HUT KE-81 RI DI GARUT, BUPATI SOROTI PERTUMBUHAN EKONOMI, PEMBANGUNAN DAERAH DAN KESEJAHTERAAN.

GARUT — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Garut berlangsung khidmat, Senin (17/8/2026). Upacara tingkat Kabupaten Garut dipusatkan di Lapangan Oto Iskandar Di Nata, Kecamatan Garut Kota.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Garut Putri Karlina, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nurdin Yana, serta berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.

Dalam amanatnya, Bupati Garut menjadikan momentum HUT ke-81 RI sebagai kesempatan untuk menyampaikan perkembangan pembangunan sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat semangat kebersamaan.

Salah satu hal yang disoroti adalah perkembangan perekonomian daerah. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Garut pada 2025 tercatat mencapai 5,9 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 4,95 persen.

Menurut pemerintah daerah, capaian tersebut menjadi bagian dari proses pembangunan yang terus didorong untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, berbagai tantangan pembangunan tetap membutuhkan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan.

Selain membahas pembangunan, peringatan HUT ke-81 RI di Garut juga diwarnai dengan pesan kemanusiaan. Bupati Garut mengajak seluruh peserta upacara mendoakan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi pada 15 Agustus 2026.

Rangkaian peringatan kemerdekaan di Kabupaten Garut juga mencakup pemberian remisi kepada warga binaan Lapas Garut. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari momentum kemerdekaan sekaligus bentuk penghargaan bagi warga binaan yang memenuhi ketentuan untuk mendapatkan pengurangan masa pidana.

Peringatan HUT ke-81 RI di berbagai wilayah Kabupaten Garut turut berlangsung di tingkat kecamatan. Di Kecamatan Caringin, misalnya, upacara digelar di Lapangan Desa Sukarame dan diikuti unsur pemerintahan, TNI-Polri, pelajar, guru, organisasi masyarakat hingga warga.

Momentum kemerdekaan tersebut diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Garut untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan gotong royong dan bersama-sama mendorong pembangunan daerah menuju masyarakat yang semakin sejahtera.

Red:JejakFakta7

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles