Beranda blog Halaman 11

Bupati Dadang Supriatna Ajak ASN Tingkatkan Integritas dan Pelayanan Publik pada Momentum Bulan Kemerdekaan

0

Bupati Dadang Supriatna Ajak ASN Tingkatkan Integritas dan Pelayanan Publik pada Momentum Bulan Kemerdekaan

SOREANG, JejakFakta7.com – Memasuki Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung untuk meneladani semangat perjuangan para pahlawan dengan meningkatkan integritas, kedisiplinan, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Pagi ASN Bulan Agustus 2026 di Lapangan Upakarti, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung, Senin (3/8/2026). Apel dihadiri Wakil Bupati Bandung, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, camat, kepala bagian, hingga seluruh ASN di lingkungan Pemkab Bandung.

Dalam amanatnya, Dadang Supriatna menegaskan bahwa semangat kemerdekaan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata. Menurutnya, nilai-nilai perjuangan harus diwujudkan melalui etos kerja yang jujur, disiplin, profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik.

“Jika dahulu para pahlawan berjuang merebut kemerdekaan dengan pengorbanan jiwa dan raga, maka hari ini tugas kita adalah mengisi kemerdekaan melalui kerja yang jujur, disiplin, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” tegas Dadang Supriatna.

Bupati juga mengingatkan bahwa masyarakat menilai pemerintah bukan hanya dari keberhasilan program pembangunan, tetapi juga dari sikap aparatur dalam memberikan pelayanan yang cepat, ramah, responsif, dan mampu memberikan solusi terhadap kebutuhan masyarakat. Ia meminta seluruh ASN menjaga integritas, menaati aturan, serta meningkatkan disiplin sebagai fondasi utama pelayanan publik yang berkualitas.

Selain itu, seluruh perangkat daerah diinstruksikan untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan memasang atribut kemerdekaan, menggelar kegiatan bernuansa kebangsaan dan pesta rakyat di wilayah masing-masing, serta memperdengarkan lagu Indonesia Raya setiap pukul 10.00 WIB di lingkungan kantor pemerintahan sebagai bentuk penguatan semangat nasionalisme.

Memasuki paruh kedua Tahun Anggaran 2026, Dadang Supriatna juga meminta seluruh kepala perangkat daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian kinerja, serapan anggaran, dan pelaksanaan program prioritas agar seluruh kegiatan berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Bandung. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas perangkat daerah untuk meningkatkan efektivitas pembangunan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus menghilangkan ego sektoral dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Di akhir arahannya, Bupati mengajak seluruh ASN menjadikan momentum Bulan Kemerdekaan sebagai penyemangat untuk terus bekerja secara profesional, menjaga kebersihan lingkungan kerja, meningkatkan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan digital, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas demi mewujudkan Kabupaten Bandung yang maju, transparan, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

Redaksi: JejakFakta7.com

Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Persib Bandung Takluk Lewat Drama Adu Penalti

0

Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Persib Bandung Takluk Lewat Drama Adu Penalti

Bandung, jejakfakta7 – Persebaya Surabaya sukses meraih gelar juara Piala Presiden 2026 setelah menaklukkan Persib Bandung melalui drama adu penalti pada laga final yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam.

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim saling menekan dan menampilkan permainan menyerang. Hingga waktu normal dan babak tambahan berakhir, skor tetap imbang 1-1 sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.

Pada babak tos-tosan, Persebaya tampil lebih tenang dan berhasil mengunci kemenangan dengan skor 6-5. Hasil tersebut memastikan Bajul Ijo meraih trofi Piala Presiden 2026 sekaligus mencatatkan gelar perdana mereka di ajang pramusim bergengsi tersebut.

Sementara itu, Persib Bandung harus puas mengakhiri turnamen sebagai runner-up. Meski gagal membawa pulang trofi, penampilan Maung Bandung sepanjang turnamen dinilai cukup impresif dan menjadi modal berharga untuk menghadapi kompetisi resmi musim 2026/2027.

Keberhasilan Persebaya disambut antusias oleh para pendukungnya yang merayakan gelar juara di berbagai daerah. Di sisi lain, Bobotoh tetap memberikan apresiasi atas perjuangan para pemain Persib yang mampu menembus partai final dan memberikan perlawanan sengit hingga adu penalti.

Final Piala Presiden 2026 menjadi penutup turnamen yang penuh persaingan sekaligus menjadi gambaran kesiapan klub-klub Indonesia sebelum memasuki musim kompetisi baru.

Redaksi: jejakfakta7

Kabupaten Bandung Jadi Prioritas Sekolah Rakyat di Jawa Barat, Empat Lokasi Disiapkan

0

Kabupaten Bandung Jadi Prioritas Sekolah Rakyat di Jawa Barat, Empat Lokasi Disiapkan

Kabupaten Bandung | JejakFakta7.com – Kabupaten Bandung menjadi salah satu daerah prioritas dalam pelaksanaan Program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat. Penetapan ini dilakukan berdasarkan tingkat kebutuhan masyarakat, khususnya untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Imin), menjelaskan bahwa Kabupaten Bandung diprioritaskan karena memiliki jumlah sasaran penerima manfaat yang cukup besar. Program Sekolah Rakyat diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan melalui penyediaan pendidikan gratis dan berkualitas.

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan empat lokasi untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Salah satunya berada di Kecamatan Ciwidey dengan lahan seluas sekitar 7,6 hektare. Selain itu, terdapat dua lokasi di kawasan Cipetir yang merupakan aset Kementerian Sosial, serta satu lokasi di Dayeuhkolot yang berada di lahan milik Kementerian Pariwisata.

Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan akses pendidikan, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bandung. Pemerintah daerah menyatakan siap mendukung percepatan pembangunan agar program dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat.

JejakFakta7.com akan terus memantau perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung, termasuk proses penetapan lokasi, pembangunan sarana, hingga pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.

Semangat “Talun Bersatu untuk Maju”, KIKI SUSANA BPD Baru Desa Talun Siap Kawal Aspirasi Warga

0

Kabupaten Bandung | JejakFakta7 – Pemerintah Desa Talun, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, menggelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sekaligus Pisah Sambut Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) lama dan BPD baru pada Jumat (7/8/2026). Acara berlangsung dengan khidmat dan menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah desa dengan BPD dalam membangun Desa Talun.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat, di antaranya perangkat Desa Talun, para Ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kanit Satpol PP Kecamatan Ibun, serta tamu undangan lainnya yang turut memberikan dukungan kepada kepengurusan BPD yang baru.

Kepala Desa Talun, Euis Tuti, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kepengurusan BPD yang baru dapat terus menjalin kolaborasi yang baik dengan pemerintah desa. Ia menegaskan bahwa semangat “Talun Bersatu untuk Maju” harus menjadi landasan dalam setiap program pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, BPD memiliki peran penting dalam menampung dan memperjuangkan aspirasi warga demi kemajuan Desa Talun.

Mewakili Camat Ibun, Kasi Pemerintahan Koko Kurnia menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua BPD Desa Talun yang baru, Kiki Susana. Ia berharap BPD dapat menjalankan fungsi pengawasan, legislasi, dan penyaluran aspirasi masyarakat secara optimal serta terus bersinergi dengan Pemerintah Desa dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Ucapan selamat juga disampaikan oleh Kanit Satpol PP Kecamatan Ibun, yang berharap kepengurusan BPD periode baru mampu menjaga komunikasi yang baik dengan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat sehingga tercipta situasi yang kondusif serta pelayanan publik yang semakin baik.

Sementara itu, Ketua BPD Desa Talun Periode 2026–2034, Kiki Susana, menyatakan komitmennya untuk menjalankan tugas dan fungsi sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi). Ia menegaskan akan terus berkolaborasi dengan Kepala Desa dalam membangun Desa Talun, mengedepankan semangat “Talun Bersatu untuk Maju”, serta aktif melakukan kontrol sosial dan menampung berbagai aspirasi masyarakat sebagai bahan pertimbangan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dan harapan agar kepengurusan BPD yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh tamu undangan sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus bersinergi dalam memajukan Desa Talun, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung.

Redaksi: jejakfakta7

Sertijab BPD Desa Karyalaksana Berlangsung Khidmat, Iwan Setiawan Resmi Pimpin BPD Periode 2026–2034

0

Sertijab BPD Desa Karyalaksana Berlangsung Khidmat, Iwan Setiawan Resmi Pimpin BPD Periode 2026–2034

Kabupaten Bandung – Serah Terima Jabatan (Sertijab) Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Karyalaksana berlangsung dengan khidmat di Aula GOR Desa Karyalaksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam pergantian kepemimpinan BPD sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih baik.

Dalam acara tersebut, Iwan Setiawan resmi menjabat sebagai Ketua BPD Desa Karyalaksana periode 2026–2034. Prosesi sertijab dihadiri oleh Kepala Desa Karyalaksana Aep Juli Kartika, perwakilan Camat Ibun, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kanit Satpol PP Kecamatan Ibun, perangkat desa, tokoh masyarakat, anggota BPD lama dan baru, serta tamu undangan lainnya.

Mewakili Camat Ibun, Kasi Pemerintahan Kecamatan Ibun, Koko Kurnia, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah menghadiri kegiatan Sertijab BPD Desa Karyalaksana. Ia juga mengucapkan selamat kepada Iwan Setiawan atas amanah yang diberikan sebagai Ketua BPD periode 2026–2034.

Dalam sambutannya, Koko Kurnia berharap Ketua BPD yang baru dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan penuh tanggung jawab, serta selalu mengedepankan kolaborasi dan sinergi dengan Kepala Desa Karyalaksana beserta seluruh unsur pemerintahan desa. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara BPD dan pemerintah desa menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Ia juga berpesan agar kepengurusan BPD yang baru senantiasa mengutamakan aspirasi, kebutuhan, dan kepentingan warga Desa Karyalaksana dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga keberadaan BPD benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua BPD yang baru, Iwan Setiawan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan kepadanya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Camat Ibun yang diwakili Kasi Pemerintahan Kecamatan Ibun, jajaran BPD periode sebelumnya beserta seluruh anggotanya, serta seluruh tamu undangan yang telah hadir.

Dalam kesempatan tersebut, Iwan menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah sebagai Ketua BPD dengan penuh integritas, mengedepankan musyawarah, serta membangun kerja sama yang baik dengan Pemerintah Desa Karyalaksana demi terciptanya pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Kepala Desa Karyalaksana, Aep Juli Kartika, turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menghadiri kegiatan tersebut. Ia mengucapkan selamat kepada Iwan Setiawan atas amanah sebagai Ketua BPD Desa Karyalaksana periode 2026–2034.

Selain itu, Aep memberikan penghargaan dan apresiasi kepada Ketua BPD beserta anggota periode sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan tugas. Ia berharap kepengurusan BPD yang baru dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Desa Karyalaksana dalam membangun desa, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mewujudkan Desa Karyalaksana yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.

(Redaksi JejakFakta7.com)

Sertijab dan Pisah Sambut BPD Desa Cibeet Berlangsung Khidmat, Perkuat Sinergi Membangun Desa Mandiri

0

Sertijab dan Pisah Sambut BPD Desa Cibeet Berlangsung Khidmat, Perkuat Sinergi Membangun Desa Mandiri

Kabupaten Bandung, JejakFakta7.com – Pemerintah Desa Cibeet, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, menggelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Pisah Sambut Badan Permusyawaratan Desa (BPD) pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan berlangsung dengan khidmat sebagai bentuk estafet kepemimpinan sekaligus komitmen memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan BPD dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Cibeet H. Jumhaya, S.Pd. menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua BPD Desa Cibeet periode 2026–2034, H. Nyang Nyang Sutisna, beserta seluruh anggota BPD yang baru. Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta terus bersinergi dengan pemerintah desa dalam membangun Desa Cibeet.

H. Jumhaya juga menuturkan bahwa Desa Cibeet telah menyandang status sebagai desa mandiri di Kecamatan Ibun. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat dan harus terus dipertahankan melalui inovasi, pelayanan yang baik, serta semangat gotong royong demi meningkatkan kesejahteraan warga.

Sementara itu, Ketua BPD Desa Cibeet periode 2026–2034, H. Nyang Nyang Sutisna, menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas dan fungsi BPD secara optimal sebagai mitra strategis pemerintah desa, sekaligus menyampaikan visi dan misi yang berfokus pada peningkatan sinergi, transparansi, serta penyerapan aspirasi masyarakat sebagai landasan pembangunan Desa Cibeet ke depan.

Mewakili Camat Ibun, Kasi Pemerintahan Kecamatan Ibun, Koko, menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah menyelenggarakan acara dengan baik. Dalam sambutannya, ia mengajak pemerintah desa dan BPD untuk terus menjaga hubungan yang harmonis, memperkuat kolaborasi, serta bersama-sama mendukung kemajuan Desa Cibeet dengan mengedepankan kepentingan masyarakat dan menampung setiap aspirasi warga secara terbuka.

Pada kesempatan yang sama, Kanit Satpol PP Kecamatan Ibun turut menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua BPD Desa Cibeet yang baru, H. Nyang Nyang Sutisna, beserta seluruh jajaran anggota BPD periode 2026–2034. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat mengemban amanah dengan baik, memperkuat sinergi bersama pemerintah desa, serta terus menjaga kondusivitas, ketertiban, dan kebersamaan dalam mendukung pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat Desa Cibeet.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Satpol PP Kecamatan Ibun, Bhabinkamtibmas Desa Cibeet, Babinsa Desa Cibeet, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur lainnya yang memberikan dukungan terhadap suksesnya pelaksanaan Sertijab dan Pisah Sambut BPD Desa Cibeet.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur dan harapan agar kepengurusan BPD yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik. Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen seluruh unsur pemerintahan desa dalam mewujudkan Desa Cibeet yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.

(Redaksi JejakFakta7.com)

KDMP di Lereng Gunung Ciremai Viral, Ternyata Berada di Wilayah Majalengka, Bukan Kuningan

0

KDMP di Lereng Gunung Ciremai Viral, Ternyata Berada di Wilayah Majalengka, Bukan Kuningan

Majalengka – Sebuah video yang memperlihatkan bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di kawasan lereng Gunung Ciremai menjadi perbincangan luas di media sosial. Rekaman yang diunggah akun @fauzanamc menampilkan bangunan tersebut dari sudut pandang udara menggunakan drone sehingga menarik perhatian publik dan memunculkan berbagai spekulasi mengenai lokasi sebenarnya.

Banyak warganet menduga bangunan tersebut berada di Kabupaten Kuningan karena Gunung Ciremai selama ini identik dengan wilayah tersebut. Namun, berdasarkan penelusuran dari berbagai sumber, lokasi KDMP itu ternyata berada di Kabupaten Majalengka, tepatnya di kawasan lereng Gunung Ciremai yang berbatasan dengan wilayah Kuningan.

Informasi tersebut juga diperkuat oleh Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) yang menyatakan bahwa bangunan KDMP berada di wilayah administratif Kabupaten Majalengka dan tidak termasuk ke dalam kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC).

Berdasarkan informasi yang beredar, bangunan KDMP berada di antara Desa Cikaracak dan Desa Argalingga, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka. Kawasan tersebut dikenal memiliki panorama alam pegunungan yang masih hijau dan menjadi salah satu jalur aktivitas masyarakat di lereng Gunung Ciremai.

Viralnya video tersebut memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat, termasuk pertanyaan mengenai akses menuju lokasi yang dinilai cukup jauh dari permukiman. Meski demikian, pemerintah desa setempat menjelaskan bahwa kawasan tersebut tetap menjadi bagian dari wilayah aktivitas warga dan dapat diakses melalui jalur yang telah tersedia.

Keberadaan KDMP di kawasan lereng Ciremai pun menjadi perhatian publik, sekaligus mengingatkan pentingnya memastikan informasi lokasi secara akurat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Redaksi JejakFakta7.com

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Soroti Dugaan Peredaran Obat Keras di Cimahi, Minta Aparat Bertindak Tegas

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Soroti Dugaan Peredaran Obat Keras di Cimahi, Minta Aparat Bertindak Tegas

CIMAHI – Gubernur Jawa Barat, KDM, menyoroti maraknya dugaan peredaran Obat Keras Tertentu (OKT), khususnya jenis tramadol, di Kota Cimahi. Dalam rapat koordinasi bersama para kepala daerah di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat, KDM meminta aparat penegak hukum dan pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas untuk memberantas peredaran obat keras ilegal tersebut.

KDM mengaku menerima berbagai laporan dari masyarakat terkait masih mudahnya memperoleh tramadol di sejumlah wilayah. Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan karena berpotensi mengancam keselamatan masyarakat, terutama generasi muda. Ia menegaskan bahwa seluruh aparat harus bergerak cepat melakukan penindakan terhadap lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran obat keras.

“Ya soal beking siapa pun itu, enggak ada. Masa negara kalah oleh yang begitu. Pokoknya sikat saja,” tegas KDM saat memberikan arahan kepada jajaran pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.

KDM juga mengapresiasi langkah Polresta Bandung yang berhasil mengungkap kasus peredaran obat keras dengan menyita hampir satu juta butir obat keras tertentu. Menurutnya, keberhasilan tersebut harus menjadi contoh bagi seluruh kepolisian resor di Jawa Barat agar lebih serius dalam memberantas peredaran obat keras ilegal.

Menanggapi arahan tersebut, Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyatakan pemerintah daerah akan memperkuat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan aparat penegak hukum untuk melakukan langkah-langkah penindakan terhadap peredaran obat keras ilegal di wilayahnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dan masyarakat dapat mempersempit ruang gerak pelaku peredaran obat keras ilegal sehingga keamanan dan keselamatan masyarakat, khususnya generasi muda, dapat lebih terlindungi.

(Redaksi JejakFakta7.com)

KDM Instruksikan Penertiban Tambang dan Bangunan Liar di Legok Nangka, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

KDM Instruksikan Penertiban Tambang dan Bangunan Liar di Legok Nangka, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

KABUPATEN BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menginstruksikan penertiban bangunan liar serta aktivitas pertambangan yang diduga tidak berizin di sekitar kawasan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung. Instruksi tersebut disampaikan saat menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Legok Nangka.

KDM menilai keberadaan bangunan liar dan aktivitas tambang di sekitar akses menuju TPPAS Legok Nangka berpotensi membahayakan infrastruktur penting, termasuk jembatan dan jalur terowongan. Menurutnya, kawasan tersebut harus segera ditata untuk mengurangi risiko kerusakan dan mencegah potensi bencana di masa mendatang.

Dalam arahannya, KDM meminta Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat bersama instansi terkait segera melakukan langkah penertiban sesuai ketentuan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini agar proyek strategis dapat berjalan aman dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain penataan kawasan, KDM juga meminta jajaran Polda Jawa Barat dan Kodam III/Siliwangi mengawal pembangunan PSEL Legok Nangka selama 24 jam. Langkah ini dilakukan untuk mencegah praktik premanisme, pungutan liar, maupun bentuk gangguan lain yang dapat menghambat pembangunan proyek strategis nasional tersebut.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap penataan kawasan Legok Nangka dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, mendukung kelancaran pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik, sekaligus memperkuat upaya perlindungan lingkungan dan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi proyek.

Editor : JejakFakta7

Kemenkes Temukan 13.297 Suspek Kusta Lewat Program Cek Kesehatan Grati

0

Kemenkes Temukan 13.297 Suspek Kusta Lewat Program Cek Kesehatan Gratis, Deteksi Dini Jadi Kunci Pencegahan

JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengumumkan bahwa Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) berhasil menemukan 13.297 suspek kusta dari sekitar 25,2 juta masyarakat yang telah menjalani pemeriksaan kesehatan hingga akhir Juli 2026. Capaian tersebut dipublikasikan pada 1 Agustus 2026 sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan program nasional deteksi dini penyakit.

Temuan ribuan suspek kusta ini menunjukkan bahwa masih terdapat kasus yang belum teridentifikasi di masyarakat. Seluruh peserta yang masuk kategori suspek akan menjalani pemeriksaan lanjutan untuk memastikan diagnosis sekaligus mendapatkan pengobatan sedini mungkin apabila terbukti positif menderita kusta.

Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa deteksi dini merupakan langkah penting dalam upaya pengendalian penyakit kusta. Penanganan yang cepat tidak hanya dapat mencegah terjadinya kecacatan permanen pada penderita, tetapi juga membantu memutus rantai penularan di lingkungan masyarakat.

Program Cek Kesehatan Gratis sendiri merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang memberikan layanan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya kepada masyarakat. Selain mendeteksi penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung, program ini juga dimanfaatkan untuk menemukan kasus penyakit menular, termasuk kusta.

Kemenkes mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan stigma terhadap penderita kusta. Penyakit tersebut dapat disembuhkan dengan pengobatan yang tersedia secara gratis di fasilitas pelayanan kesehatan apabila ditangani sejak dini dan sesuai prosedur medis.

Pemerintah berharap masyarakat terus memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis sebagai langkah preventif untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak awal. Dengan deteksi dini yang semakin luas, diharapkan angka penularan dan dampak penyakit kusta di Indonesia dapat terus ditekan.

Redaksi JejakFakta7.com