Beranda blog Halaman 7

Semarak HUT ke-81 RI, Warga Pamarisen Sumedang Antusias Ikuti Beragam Perlombaan

0

SUMEDANG — Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di tengah masyarakat RW 03 Dusun Pamarisen, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang., Minggu 16/8/2026

Dalam rangka menyambut HUT ke-81 RI, warga menggelar berbagai kegiatan dan perlombaan yang diikuti masyarakat dari berbagai kalangan. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan antusiasme warga yang turut berpartisipasi maupun menyaksikan jalannya perlombaan.

Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan peringatan kemerdekaan ini menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun kebersamaan antarwarga.

Semangat gotong royong juga terlihat dalam pelaksanaan kegiatan. Warga bersama-sama mendukung terselenggaranya berbagai acara sebagai bentuk partisipasi dalam memeriahkan momentum kemerdekaan.

Peringatan HUT ke-81 RI di lingkungan RW 03 Dusun Pamarisen diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga dapat menumbuhkan rasa nasionalisme, persatuan, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dengan semangat “Kemerdekaan untuk Semua”, masyarakat Pamarisen menunjukkan bahwa nilai-nilai perjuangan dan kebersamaan dapat terus diwujudkan melalui kegiatan positif di lingkungan masing-masing.

JejakFakta7.com — Bersama Fakta, Untuk Indonesia.

Pawai Lampion Semarakkan HUT ke-81 RI, 35 Peserta Suguhkan Kreasi Khas Sumedang

0

SUMEDANG — Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di Kabupaten Sumedang. Sebanyak 35 peserta dari Kecamatan Sumedang Utara dan Sumedang Selatan mengikuti Pawai Lampion dengan menampilkan beragam kreativitas dan kekayaan budaya lokal.

Pawai yang berlangsung pada 16 Agustus 2026 tersebut mengambil rute dari Alun-Alun Sumedang hingga perempatan Pajaji. Sepanjang perjalanan, peserta menyuguhkan berbagai atraksi yang menarik perhatian masyarakat.

Kreasi yang ditampilkan antara lain teatrikal kolosal yang mengangkat sejarah Kerajaan Sumedang Larang, marching band, kendaraan hias, serta berbagai bentuk lampion yang mengangkat ikon kuliner khas Sumedang seperti Ubi Cilembu dan Tahu Sawo.

Kegiatan tersebut bukan hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia yang telah memasuki usia 81 tahun.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengajak masyarakat untuk memaknai kemerdekaan dengan mengisinya melalui berbagai kegiatan positif. Menurutnya, kemerdekaan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bekerja, belajar, beribadah, serta menjalankan kehidupan dengan aman dan damai.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadi warga negara yang baik, menjaga hubungan dengan tetangga dan sesama, serta menaati aturan yang berlaku.

Selain itu, masyarakat diharapkan turut mendukung dan mendoakan pemerintah daerah agar terus meningkatkan perhatian serta pelayanan kepada masyarakat.

Pawai Lampion ini sekaligus menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan sejarah, budaya, kreativitas, dan potensi kuliner khas Sumedang kepada masyarakat luas.

JejakFakta7.com — Bersama fakta untuk Indonesia.

TKN Kertasari Resmi Berdiri, Jadi TK Negeri Pertama di Kabupaten Bandung

TKN Kertasari Resmi Berdiri, Jadi TK Negeri Pertama di Kabupaten Bandung

Kabupaten Bandung — Pemerintah Kabupaten Bandung terus mendorong pemerataan akses pendidikan anak usia dini. Salah satunya melalui hadirnya Taman Kanak-Kanak Negeri (TKN) Kertasari yang berlokasi di Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari.

TKN Kertasari menjadi perhatian karena disebut sebagai TK Negeri pertama di Kabupaten Bandung. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan akses pendidikan usia dini yang lebih luas dan berkualitas bagi masyarakat, khususnya anak-anak di wilayah Kecamatan Kertasari.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan salah satu fondasi penting dalam membentuk karakter dan kualitas generasi masa depan.

Pemerintah Kabupaten Bandung juga mendorong agar keberadaan TK Negeri dapat terus dikembangkan di wilayah lainnya. Targetnya, layanan pendidikan anak usia dini melalui TK Negeri dapat semakin merata hingga seluruh kecamatan di Kabupaten Bandung.

Dalam peresmian tersebut, kegiatan ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti sebagai simbol dimulainya keberadaan TKN Kertasari.

Dengan hadirnya TKN Kertasari, masyarakat berharap pendidikan anak usia dini semakin mudah diakses, terutama bagi keluarga yang membutuhkan layanan pendidikan berkualitas dengan biaya yang terjangkau.

Pemerintah daerah berharap TKN Kertasari tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi emas Kabupaten Bandung yang memiliki karakter, kecerdasan, serta kemampuan untuk menghadapi masa depan.

JejakFakta7.com — Bersama Fakta untuk Indonesia.

Bupati Bandung Targetkan Pembangunan 31 TK Negeri dalam Lima Tahun

Bupati Bandung Targetkan Pembangunan 31 TK Negeri dalam Lima Tahun
KABUPATEN BANDUNG — Pemerintah Kabupaten Bandung terus mendorong pemerataan akses pendidikan anak usia dini melalui pengembangan Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri di berbagai wilayah.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menargetkan pembangunan 31 TK Negeri dalam kurun waktu lima tahun. Target tersebut diharapkan mampu memperluas kesempatan masyarakat untuk mendapatkan layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan mudah dijangkau.

Program pembangunan TK Negeri tersebut juga diarahkan agar setiap kecamatan di Kabupaten Bandung setidaknya memiliki satu TK Negeri. Dengan demikian, pemerataan fasilitas pendidikan di tingkat kecamatan dapat terus ditingkatkan.

Upaya tersebut dinilai penting karena pendidikan anak usia dini menjadi salah satu fondasi dalam membentuk karakter, kemampuan sosial, serta kesiapan anak sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar.

Pemerintah Kabupaten Bandung diharapkan terus melakukan pemetaan kebutuhan di setiap wilayah, sehingga pembangunan TK Negeri dapat disesuaikan dengan jumlah penduduk, kebutuhan masyarakat, serta ketersediaan sarana pendidikan.

Target pembangunan 31 TK Negeri ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini sekaligus mewujudkan pemerataan pendidikan di Kabupaten Bandung.

Dengan bertambahnya jumlah TK Negeri, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak pilihan akses pendidikan yang terjangkau dan berkualitas bagi anak-anak mereka.

JejakFakta7.com — Bersama Fakta, Untuk Indonesia

35 Paskibraka Kabupaten Bandung Resmi Dikukuhkan, Siap Kibarkan Sang Merah Putih pada HUT ke-81 RI

0
35 Paskibraka Kabupaten Bandung Resmi Dikukuhkan, Siap Kibarkan Sang Merah Putih pada HUT ke-81 RI

KABUPATEN BANDUNG — Sebanyak 35 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bandung Tahun 2026 resmi dikukuhkan oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna, didampingi Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb.

Pengukuhan berlangsung di Gedung Moh. Toha, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (15/8/2026).

Para anggota Paskibraka tersebut selanjutnya mengemban tugas penting dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Bandung yang dilaksanakan pada Senin, 17 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada para anggota Paskibraka yang telah terpilih melalui proses seleksi dan menjalani rangkaian latihan.

Menurut Dadang, menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus kepercayaan besar yang harus dijalankan dengan penuh disiplin, tanggung jawab dan dedikasi.

Ia berpesan agar momentum bertugas pada 17 Agustus menjadi pengalaman berharga sekaligus tonggak penting bagi para anggota Paskibraka untuk mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa.

Dadang juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dan pembina yang telah mendampingi proses pembentukan Paskibraka Kabupaten Bandung Tahun 2026, termasuk jajaran Lanud Sulaiman, Skuadron Pendidikan 805 Pasgat TNI AU serta para kepala sekolah yang turut memberikan dukungan.

Dengan dikukuhkannya 35 anggota Paskibraka tersebut, mereka kini siap menjalankan amanah mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Bandung.

Semangat, disiplin dan dedikasi para Paskibraka diharapkan menjadi teladan bagi generasi muda Kabupaten Bandung dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan mengisi kemerdekaan dengan prestasi serta kontribusi positif.

Red:JejakFakta7

SDN CIPAKU 2 DORONG TERUS JALIN KEBERSAMAAN

0

PLT Kepala SDN Cipaku 2 Agus Herdiana Pererat Silaturahmi, Dorong Semangat Guru untuk Kemajuan Sekolah

Kabupaten Bandung — Pelaksana Tugas (PLT) Kepala SDN Cipaku 2, Agus Herdiana, S.Pd., terus berupaya mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan dengan para guru di lingkungan sekolah yang berlokasi di Jalan Pejuang, Desa Cipaku, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung.

Kegiatan kebersamaan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kekompakan antara kepala sekolah dan tenaga pendidik. Dengan komunikasi dan hubungan yang harmonis, diharapkan semangat para guru dalam menjalankan tugas semakin meningkat sehingga dapat memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik bagi peserta didik.

Saat dikonfirmasi wartawan JejakFakta7 pada Sabtu (15/8/2026), sejumlah guru menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Agus Herdiana. Mereka menilai PLT kepala sekolah tersebut selalu berupaya memahami, mendukung, dan terlibat dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan demi kemajuan sekolah.

Agus Gunawan, S.Pd., Ratih Ratnaningsih, S.Pd., dan Riska Oktari, S.Pd., bersama sejumlah guru lainnya, mengungkapkan rasa bangga terhadap sosok Agus Herdiana yang dinilai mampu menjaga kebersamaan di lingkungan sekolah.

«“Kami merasa bangga dengan sosok kepala sekolah Agus Herdiana, S.Pd. Beliau selalu memahami dan mendukung kegiatan yang dilakukan demi kemajuan sekolah,” ujar para guru.»

Menurut para guru, silaturahmi dan komunikasi yang terjalin dengan baik menjadi salah satu modal penting dalam menciptakan suasana kerja yang nyaman. Kekompakan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan motivasi para guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

Selain menjalankan aktivitas pendidikan, kebersamaan warga SDN Cipaku 2 juga semakin terasa dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diperingati pada Senin, 17 Agustus 2026.

Semangat gotong royong dan kebersamaan diharapkan terus dipertahankan di lingkungan SDN Cipaku 2. Dengan adanya sinergi antara kepala sekolah, guru, dan seluruh warga sekolah, diharapkan kualitas pendidikan semakin meningkat serta mampu memberikan kontribusi positif bagi peserta didik dan masyarakat sekitar.

JejakFakta7 | Bersama Fakta, Untuk Indonesia

SWI Jabar dan Kesbangpol sepakat jaga komunikasi untuk informasi yang bermanfaat

0

Bandung — Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) Provinsi Jawa Barat melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Barat, Jumat (14/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat komunikasi antara insan pers dan pemerintah daerah.

Jajaran SWI Jawa Barat dipimpin Ketua SWI Jabar Edi Suprapto dikarenakan Kepala Pimpinan Kesbangpol tidak bisa hadir sehingga diterima perwakilannya oleh Dani Hadianto selaku Analis Bidang Kesbangpol Jabar, didampingi Endang Saryono dari bidang pengadministrasian Kesbangpol, serta Nyoman dari jajaran Kesbangpol Jawa Barat.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Dalam kesempatan tersebut, kedua pihak bertukar pandangan mengenai pentingnya peran pers dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dani Hadianto mengapresiasi kunjungan SWI Jawa Barat dan menilai komunikasi seperti ini penting untuk terus dijaga agar hubungan antara organisasi kewartawanan dan pemerintah berjalan baik dan profesional.

“Kami mengapresiasi SWI Jawa Barat yang terus membangun komunikasi dan turut membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui pemberitaan yang positif dan edukatif,” ujar Dani.

Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan berbagai program, kegiatan, dan perkembangan di Jawa Barat sehingga masyarakat memperoleh informasi yang aktual dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, Ketua SWI Jawa Barat Edi Suprapto menegaskan bahwa silaturahmi tersebut merupakan bagian dari langkah memperkuat sinergi tanpa mengurangi independensi pers.

“Pers tetap bekerja sesuai tugas dan fungsinya sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Edi.

Edi menambahkan, SWI Jabar akan terus mendorong kegiatan jurnalistik yang mendukung pembangunan, sosial kemasyarakatan, serta penguatan fungsi media sebagai sarana informasi dan edukasi publik.

Di tempat berbeda, di Kantor SWI Jawa Barat, Agus Sudrajat selaku pembina menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan langkah cepat jajaran SWI Jabar dalam menyiapkan berbagai program organisasi.

“Saya bangga melihat kekompakan, gebrakan langkah, dan program-program yang telah disiapkan SWI Jabar. Semoga ke depan SWI Jabar dapat menjalankan tupoksinya sebagai sosial kontrol secara profesional dan tetap kompak dalam kebersamaan,” ungkap Agus.

Silaturahmi tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga komunikasi yang baik, memperkuat hubungan kelembagaan, dan mendukung penyampaian informasi yang konstruktif kepada masyarakat Jawa Barat.

Sebagai organisasi kewartawanan, SWI Jawa Barat menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan kerja jurnalistik yang profesional dengan tetap berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga fungsi pers sebagai media informasi, pendidikan, kontrol sosial, dan perekat persatuan dapat berjalan secara optimal.

( SWI JABAR TIM )

Red : jejakfakta7

SDN Mekarjaya Ciptakan Keharmonisan, Kepala Sekolah Agus Herdiana S.Pd Pererat Silaturahmi Antar Guru

0

SDN Mekarjaya Ciptakan Keharmonisan, Kepala Sekolah Agus Herdiana S.Pd Pererat Silaturahmi Antar Guru

Paseh, JejakFakta7.com – Suasana kekeluargaan dan keharmonisan tampak begitu terasa di lingkungan SDN Mekarjaya yang berlokasi di Kampung Dungus Buut, Desa Tangsimekar, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung. Hubungan yang erat antara kepala sekolah dan para guru dinilai menjadi salah satu kunci kemajuan sekolah tersebut. Jumat 14/8/2026

Berdasarkan hasil konfirmasi tim media JejakFakta7 dengan sejumlah guru, mereka mengaku bangga memiliki sosok Kepala SDN Mekarjaya, Agus Herdiana, S.Pd, yang selalu mengutamakan silaturahmi serta membangun hubungan harmonis tanpa adanya sekat antara atasan dan bawahan.

Salah seorang guru, Ustaz Asep, S.Pd, menyampaikan bahwa Kepala Sekolah Agus Herdiana senantiasa menciptakan suasana kerja yang nyaman dan penuh kebersamaan. Menurutnya, setiap kesempatan dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antar guru demi kemajuan dan perkembangan SDN Mekarjaya.

“Beliau selalu menjaga kebersamaan dan mempererat silaturahmi antar guru. Dengan suasana yang harmonis, kami dapat bekerja lebih kompak untuk memajukan sekolah,” ujar Ustaz Asep, S.Pd.

Kekompakan para tenaga pendidik tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat SDN Mekarjaya terus mendapatkan kepercayaan masyarakat. Hal itu terlihat dari jumlah peserta didik yang terus meningkat setiap tahunnya.

Semangat persatuan, komunikasi yang baik, dan hubungan kekeluargaan di lingkungan sekolah diharapkan dapat terus dipertahankan sebagai modal utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SDN Mekarjaya.

(Redaksi JejakFakta7.com)

KKN Universitas Al-Ghifari Berakhir di Desa Loa, Iwan Ardiansyah, S.E., M.M., M.A.P., ungkapkan Apresiasi 

0

KKN Universitas Al-Ghifari Berakhir di Desa Loa, Iwan Ardiansyah, S.E., M.M., M.A.P., ungkapkan Apresiasi

PASEH, JEJAKFAKTA7 — Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Al-Ghifari di Desa Loa, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, resmi ditutup pada Kamis (13/8/2026). Acara penutupan berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan dihadiri unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, serta warga Desa Loa.

Penutupan KKN secara langsung dilakukan oleh Camat Paseh, Asep Darajat, S.IP., M.Si. Dalam kesempatan tersebut, Camat Paseh menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan KKN sekaligus membuka peluang bagi Universitas Al-Ghifari untuk kembali melaksanakan kegiatan KKN di wilayah Kecamatan Paseh pada tahun mendatang.

Camat Paseh, Asep Darajat, S.IP.,M.Si.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Loa, Koswara, bersama Sekretaris Desa, Bhabinkamtibmas Bripda Asep Kartiwa, S.Sy., Babinsa Desa Loa, Ketua Karang Taruna Kecamatan dan Desa, para Kepala Dusun (Kadu), Ketua RW dan RT, tokoh agama, tokoh pendidikan, serta masyarakat setempat.

Kepala desa loa KOSWARA

Pelaksanaan penutupan juga didampingi oleh dosen pembimbing KKN, Iwan Ardiansyah, S.E., M.M., M.A.P., dan dosen pembimbing kedua, R. Septianis Apipah, S.IP., M.Si. Acara diisi dengan penyerahan piagam sebagai bentuk apresiasi atas pelaksanaan dan kontribusi mahasiswa selama menjalankan program KKN di Desa Loa.

Didampingi dosen pembimbing 2, R Septianis Apipah, SIP.,.M.Si.

Dalam sambutannya, Iwan Ardiansyah menyampaikan terima kasih kepada jajaran Muspika Kecamatan Paseh, pemerintah Desa Loa, serta seluruh masyarakat yang telah menerima dan mendukung mahasiswa selama menjalankan kegiatan KKN.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan KKN terdapat kekurangan maupun kesalahan yang dilakukan para mahasiswa. Menurutnya, dukungan dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam keberhasilan program KKN.

Iwan Ardiansyah,SE.,M.M.,M.A.P.

Sebagai salah satu hasil karya mahasiswa selama berada di Desa Loa, peserta KKN turut menyerahkan peta lokasi Desa Loa kepada pemerintah desa. Karya tersebut diharapkan dapat menjadi dokumentasi sekaligus memberikan manfaat bagi pemerintah desa dan masyarakat.

Penutupan KKN ini menjadi momentum bagi mahasiswa Universitas Al-Ghifari untuk mengakhiri rangkaian pengabdian di tengah masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat Desa Loa.

Red: jejakfakta7

NENEK 88 TAHUN DIJAMBRET DI ANDIR BANDUNG, KALUNG EMAS DIRAMPAS HINGGA KORBAN TERSUNGKUR

0

BANDUNG — Seorang perempuan lanjut usia berusia 88 tahun menjadi korban penjambretan di kawasan Gang M Fatah, Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Jawa Barat. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin malam, 10 Agustus 2026, sekitar pukul 20.15 WIB.

Korban diketahui bernama Juariah. Saat kejadian, korban keluar dari rumah untuk melihat suasana di sekitar lingkungan tempat tinggalnya. Ketika berjalan menuju depan gang, seorang pengendara sepeda motor tiba-tiba menghampiri korban.

Pelaku kemudian diduga menarik paksa kalung emas yang dikenakan korban. Tarikan tersebut membuat Juariah kehilangan keseimbangan hingga tersungkur ke jalan. Aksi tersebut juga terekam kamera CCTV di sekitar lokasi.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian siku. Polisi menyebut korban telah mendapatkan pemeriksaan medis dan menjalani visum di rumah sakit.

Berdasarkan keterangan keluarga yang diberitakan sejumlah media, kalung emas yang dirampas disebut memiliki berat sekitar 31,250 gram dengan perkiraan nilai mencapai Rp50 juta. Namun, keterangan mengenai berat dan nilai perhiasan tersebut berasal dari pihak keluarga, sehingga perlu dibedakan dari keterangan resmi kepolisian.

Dari rekaman CCTV, pelaku diduga menggunakan sepeda motor dan mengenakan jaket yang menyerupai jaket pengemudi ojek online. Polisi masih melakukan penyelidikan, termasuk mengumpulkan rekaman CCTV dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengidentifikasi pelaku.

Polsek Andir mengimbau masyarakat, khususnya warga lanjut usia, agar meningkatkan kewaspadaan ketika menggunakan atau mengenakan barang berharga di tempat umum. Hingga informasi ini diberitakan, pelaku masih dalam pengejaran dan kasus tersebut masih ditangani kepolisian.

Red:JEJAK FAKTA 7 | BANDUNG