Pemkab Bandung Percepat Pembangunan Infrastruktur, Wujudkan Akses Jalan yang Lebih Baik untuk Masyarakat
Jejakfakta7.com | Kabupaten Bandung, 22 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur melalui percepatan pembangunan dan perbaikan jalan di berbagai wilayah. Program ini menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, pemerataan pembangunan, dan pertumbuhan ekonomi.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan telah masuk dalam program peningkatan dan rehabilitasi dengan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Pembangunan dilakukan secara bertahap berdasarkan tingkat kerusakan, volume lalu lintas, serta kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.
Selain perbaikan jalan, Pemerintah Kabupaten Bandung juga melaksanakan pemeliharaan jembatan, saluran drainase, dan infrastruktur pendukung lainnya guna meningkatkan keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian, perdagangan, serta mendukung aktivitas pendidikan, kesehatan, dan sektor ekonomi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Bandung mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga hasil pembangunan dengan tidak merusak fasilitas umum dan segera melaporkan apabila menemukan kerusakan infrastruktur yang dapat membahayakan pengguna jalan. Partisipasi masyarakat dinilai penting agar infrastruktur yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen untuk terus menghadirkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan. Dengan infrastruktur yang semakin baik, diharapkan pelayanan publik meningkat, konektivitas antarwilayah semakin lancar, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bandung.
Redaksi: media online jejakfakata7.com
Polrestabes Bandung Ungkap 15 Kasus Kejahatan Jalanan, 19 Pelaku Berhasil Diamankan
Jejakfakta7.com | Bandung, 22 Juli 2026 – Polrestabes Bandung berhasil mengungkap 15 kasus kejahatan jalanan selama pelaksanaan operasi kepolisian pada periode 1 hingga 21 Juli 2026. Dari pengungkapan tersebut, sebanyak 19 orang tersangka berhasil diamankan beserta sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam aksi kejahatan. Berdasarkan hasil penyelidikan, kasus yang diungkap meliputi pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan kekerasan (begal), serta tindak kriminal jalanan lainnya.
Kapolrestabes Bandung menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras jajaran kepolisian melalui patroli rutin, penyelidikan, serta respons cepat terhadap laporan masyarakat. Dari 15 kasus yang berhasil diungkap, delapan di antaranya merupakan kasus curanmor, enam kasus pencurian dengan kekerasan, dan satu kasus kejahatan jalanan lainnya. Polisi turut mengamankan barang bukti berupa 11 unit sepeda motor hasil curian, sejumlah senjata tajam, serta barang bukti lainnya.
Sebagai langkah preventif, Polrestabes Bandung terus meningkatkan patroli pada jam-jam rawan kriminalitas dengan menempatkan personel di berbagai titik strategis. Upaya tersebut dilakukan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menekan angka kejahatan yang meresahkan.
Polrestabes Bandung juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda malam atau Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling). Warga diimbau untuk selalu waspada, menggunakan pengaman tambahan pada kendaraan, serta segera melaporkan setiap tindakan yang mencurigakan kepada pihak kepolisian.
Dengan keberhasilan pengungkapan kasus ini, Polrestabes Bandung menegaskan komitmennya untuk terus memberantas segala bentuk kejahatan jalanan demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kota Bandung.
Redaksi: media online jejakfakta7.com
Pendidikan Karakter Jadi Prioritas, Sekolah di Kabupaten Bandung Didorong Ciptakan Lingkungan Belajar Aman dan Bebas Bullying
JejakFakta7.com | Kabupaten Bandung – Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Pendidikan terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, ramah anak, serta bebas dari perundungan (bullying) dan pungutan liar (pungli). Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan pendidikan karakter pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan bahwa sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta didik untuk membangun karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta sikap saling menghormati. Melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), para siswa baru dibimbing agar mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah secara positif dan menyenangkan.
Sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pelaksanaan MPLS tahun ini juga diisi dengan berbagai kegiatan pembentukan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan. Salah satunya melalui program Aksi Ekologi Pancawaluya yang dilaksanakan serentak di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat sebagai bentuk pembiasaan hidup bersih, peduli lingkungan, dan gotong royong sejak dini.
Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung mengajak seluruh kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta orang tua untuk memperkuat kolaborasi dalam mengawasi dan membimbing peserta didik. Sinergi seluruh pihak dinilai penting agar tercipta budaya sekolah yang sehat, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal.
Melalui penguatan pendidikan karakter, Pemerintah Kabupaten Bandung berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, disiplin, berintegritas, serta siap menjadi penerus pembangunan daerah dan bangsa di masa depan.
Redaksi: jejakfakta7.com
