Polda Jawa Barat Bentuk Tim Gabungan untuk Ungkap Kasus Satpam Tewas di Waduk Jatiluhur
Bandung – Polda Jawa Barat membentuk tim gabungan untuk mempercepat pengungkapan kasus tewasnya seorang petugas keamanan (satpam) bernama Sumarna yang ditemukan meninggal dunia di kawasan Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, dengan kondisi tangan terborgol.
Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Pipit Rismanto, mengatakan tim gabungan diterjunkan untuk memperkuat penyelidikan yang saat ini masih dilakukan oleh Polres Purwakarta. Langkah tersebut diambil agar proses pengungkapan pelaku dan motif di balik kematian korban dapat berjalan lebih cepat dan menyeluruh.
Menurut Kapolda, penyidik telah melaksanakan gelar perkara berdasarkan hasil investigasi awal, yang mencakup olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan sejumlah saksi, serta analisis terhadap barang bukti yang telah dikumpulkan. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar bagi Polda Jabar untuk memberikan dukungan penuh melalui tim gabungan.
Dari hasil penyelidikan sementara, korban diduga mengalami luka akibat benturan benda tumpul sebelum jasadnya ditemukan mengambang di waduk. Hasil autopsi awal juga mengindikasikan bahwa korban diduga telah meninggal dunia sebelum tubuhnya dibuang ke perairan. Meski demikian, kepolisian menegaskan bahwa seluruh temuan tersebut masih memerlukan pembuktian ilmiah lebih lanjut.
Penyidik juga masih mendalami berbagai kemungkinan motif, termasuk informasi yang berkembang di tengah masyarakat dan media sosial. Hingga kini, polisi belum menetapkan tersangka dan meminta masyarakat tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Polda Jawa Barat memastikan akan terus mengawal proses penyidikan hingga kasus tersebut berhasil diungkap. Masyarakat yang mengetahui informasi terkait aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia diimbau untuk segera melapor kepada penyidik guna membantu proses pengungkapan perkara.