Pelajar di Garut Diduga Tertembak Airgun Saat Berkumpul, Proyektil Bersarang di Mata.
GARUT, jejakfakta7.com — Seorang pelajar berusia 15 tahun di Kabupaten Garut, Jawa Barat, diduga menjadi korban penembakan menggunakan senjata jenis airgun saat sedang berkumpul bersama teman-temannya di sebuah vila. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 26 September 2026.
Korban diketahui bernama Pazwa Pahaludin. Berdasarkan informasi yang disampaikan keluarga dan diberitakan sejumlah media, korban awalnya tidak langsung menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Korban disebut sempat menyampaikan bahwa cedera pada matanya terjadi karena terkena bola, Rabu 7/10/2026
Namun, kondisi mata korban yang tidak kunjung membaik membuat keluarga membawa korban untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Dari pemeriksaan tersebut ditemukan benda asing berbahan logam yang diduga merupakan proyektil dan masih bersarang di bagian mata kiri korban.
Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, korban kemudian mengungkap kepada keluarga bahwa dirinya diduga terkena tembakan saat berada di vila bersama sejumlah teman. Salah satu orang yang diduga terlibat disebut berinisial H dan masih dalam proses pendalaman oleh aparat kepolisian.
Kasus tersebut kemudian dilaporkan kepada Polres Garut. Polisi melakukan penyelidikan untuk mengetahui kronologi sebenarnya, termasuk bagaimana senjata tersebut digunakan dan siapa pihak yang melakukan penembakan.
Kasatreskrim Polres Garut AKP Herman Saputra menyampaikan bahwa laporan dari keluarga korban telah diterima. Polisi juga masih memburu dan mendalami keberadaan pihak yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.
Sementara itu, korban harus mendapatkan penanganan medis lanjutan. Proyektil yang diduga berasal dari airgun dilaporkan masih berada di mata kiri korban. Korban kemudian menjalani penanganan di RS Mata Cicendo Bandung untuk mendapatkan pemeriksaan dan tindakan medis lebih lanjut.
Keluarga korban berharap penanganan medis dapat membantu menyelamatkan kondisi penglihatan korban. Mereka juga berharap aparat kepolisian dapat mengungkap secara terang kronologi kejadian serta memproses pihak yang terbukti bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum.
Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan pelajar dan penggunaan senjata jenis airgun. Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap kepemilikan maupun penggunaan senjata dan benda yang dapat membahayakan keselamatan, khususnya di kalangan anak dan remaja.
Hingga saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung. JejakFakta7 akan terus mengikuti perkembangan kasus tersebut berdasarkan keterangan resmi dari kepolisian dan pihak terkait. Status pihak yang diduga terlibat juga tetap menggunakan istilah terduga sampai adanya kepastian hukum.
Pewarta: team liputan
Editor: Redaksi
Copyright © jejakfakta7.com 2026
Bersama Fakta Untuk Indonesia