Proyek Revitalisasi SDN Cisero Capai 60 Persen, Peningkatan Fasilitas Belajar Terus Digenjot

Proyek Revitalisasi SDN Cisero Capai 60 Persen, Peningkatan Fasilitas Belajar Terus Digenjot.

JEJAKFAKTA7.COM, KABUPATEN BANDUNG — Proyek revitalisasi SDN Cisero yang berlokasi di Kampung Ciseke RT 003 RW 005, Desa Sudi, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terus berjalan. Berdasarkan keterangan pihak sekolah, progres pengerjaan program revitalisasi satuan pendidikan tahun 2026 tersebut telah mencapai 60 persen. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan demi menunjang kenyamanan kegiatan belajar mengajar (KBM).
Kepala SDN Cisero, Erdi Kurniawan, menyampaikan informasi perkembangan tersebut saat ditemui JEJAKFAKTA7.COM pada Rabu (14/10/2026). Ia menjelaskan bahwa pekerjaan revitalisasi masih berlangsung dan terus digenjot sesuai tahapan pelaksanaan yang telah direncanakan. “Untuk progres pengerjaan sampai saat ini sudah mencapai 60 persen,” ujar Erdi.

Dalam kesempatan tersebut, Erdi Kurniawan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas bantuan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026. Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bandung, Dadang Supriatna, atas dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bandung. Dukungan terhadap pembangunan dan perbaikan fasilitas sekolah diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan pendidikan yang semakin layak bagi peserta didik.

Berdasarkan informasi yang disampaikan, kegiatan revitalisasi SDN Cisero merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 yang berada di bawah Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Pekerjaan tersebut menggunakan anggaran APBN Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp1.856.627.282,46, dilaksanakan secara swakelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SDN Cisero, dengan jangka waktu pelaksanaan selama 90 hari kalender.

Lingkup pekerjaan meliputi pembangunan dua ruang kelas baru, pembangunan pagar, penataan halaman depan dan samping sekolah, pembangunan tembok penahan tanah (TPT), serta pemasangan paving block. Selain itu, kegiatan juga mencakup rehabilitasi ruang kelas, ruang administrasi, toilet, dan perpustakaan. Seluruh pekerjaan tersebut diharapkan dapat mendukung tersedianya fasilitas sekolah yang lebih memadai untuk menunjang aktivitas belajar dan pelayanan pendidikan.
Dengan adanya revitalisasi tersebut, pihak sekolah berharap peserta didik dapat mengikuti KBM dalam lingkungan yang lebih nyaman, aman, dan mendukung proses pembelajaran. Perbaikan sarana dan prasarana diharapkan turut meningkatkan semangat belajar, membantu pengembangan potensi siswa, serta mendorong peningkatan prestasi. Hasil pembangunan nantinya juga diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan dijaga bersama oleh seluruh warga sekolah. Ujar Erdi.

Pewarta: team liputan 
Editor: Redaksi
Copyright © jejakfakta7.com 2026
Bersama Fakta Untuk Indonesia

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles