Beranda blog Halaman 5

Sosialisasi E-Kinerja Digelar di PGRI Paseh, Dorong Profesionalisme dan Etika Pelayanan Pendidikan

0

BANDUNG, JejakFakta7.com — Kegiatan sosialisasi E-Kinerja dilaksanakan di Gedung PGRI Paseh, Jalan Pejuang, Desa Cipaku, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta dari delapan kecamatan di wilayah Kabupaten Bandung. Masing-masing kecamatan mengirimkan sekitar 10 peserta yang terdiri dari guru, operator (OPS), serta penjaga yang berkaitan dengan pelaksanaan E-Kinerja.

Delapan kecamatan yang mengikuti kegiatan tersebut yakni Kecamatan Ciparay, Cikancung, Ibun, Majalaya, Paseh, Solokanjeruk, Kertasari, dan Pacet.

Untuk Kecamatan Ciparay, sebanyak 10 peserta yang terdiri dari OPS dan guru serta penjaga didampingi Satker Tendik Ilham. Kecamatan Cikancung diwakili 10 peserta guru PW, OPS PW dan penjaga PW dengan pendamping Satker Tendik Amang.

Sementara Kecamatan Ibun mengikutsertakan 10 peserta guru PW, OPS PW dan penjaga PW yang didampingi Satker Tendik H. Cece. Kecamatan Majalaya juga mengirimkan 10 peserta dengan pendamping Satker Amid.

Dari Kecamatan Paseh, sebanyak 10 peserta yang terdiri dari guru PW, OPS PW dan penjaga PW mengikuti kegiatan dengan didampingi Satker Tendik Ijang. Kecamatan Solokanjeruk mengirimkan 10 peserta dan didampingi Satker Tendik Tedi.

Adapun Kecamatan Kertasari dan Kecamatan Pacet masing-masing mengikutsertakan 10 peserta dari unsur guru PW, OPS PW dan penjaga PW dengan pendamping Satker Tendik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Alam, bagian Umpeg Novia dan Uyun, serta didampingi Pengawas Kecamatan Paseh, Tatang Sopandi, S.Pd.

Sosialisasi dan pembinaan E-Kinerja ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan profesionalisme, etika, kedisiplinan, serta kualitas pelayanan tenaga pendidik dan kependidikan di wilayah Kabupaten Bandung.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan semakin memahami pelaksanaan E-Kinerja serta mampu menerapkannya secara profesional dan bertanggung jawab dalam menunjang pelayanan pendidikan.

Pesan yang disampaikan dalam kegiatan pembinaan tersebut menekankan pentingnya terus meningkatkan profesionalisme, etika kerja, kedisiplinan, dan kualitas pelayanan pendidikan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kegiatan pembinaan berlangsung di Aula PGRI Paseh dengan suasana penuh perhatian dan diikuti para peserta dari delapan kecamatan.

JejakFakta7.com — Bersama Fakta untuk Indonesia.

Sertijab BPD Desa Majakerta, Perkuat Kolaborasi dan Penyerapan Aspirasi Masyarakat

0
Sertijab BPD Desa Majakerta, Perkuat Kolaborasi dan Penyerapan Aspirasi Masyarakat

MAJALAYA, KABUPATEN BANDUNG — Serah terima jabatan (Sertijab) Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Majakerta, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, dilaksanakan di Aula Desa Majakerta, Jumat (21/8/2026).

Acara dibuka oleh Sekretaris Desa Majakerta, Cucu, yang menyampaikan pengantar sekaligus mengawali rangkaian kegiatan Sertijab BPD. Kegiatan tersebut dihadiri anggota BPD, perangkat desa, LPMD, serta unsur lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kasi Pembangunan Dadang menyampaikan sejumlah hal terkait pembangunan desa dan pentingnya kerja sama seluruh unsur dalam mendukung program pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat.

 

Sementara itu, Camat Majalaya yang diwakili Kasi Pemerintahan Asep Umbaran menekankan pentingnya kolaborasi antara Ketua BPD dengan Kepala Desa, LPMD, serta seluruh unsur lainnya.

 

Menurutnya, komunikasi dan sinergi yang baik harus terus dijaga dalam menjalankan pemerintahan desa. BPD juga diharapkan selalu mengutamakan tugas dan fungsinya dalam menampung serta menyalurkan aspirasi masyarakat.

Kepala Desa Majakerta H. AA Sulaeman turut menyampaikan apresiasi atas terlaksananya Sertijab BPD. Ia berharap kepengurusan BPD dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik serta terus bersinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat.

 

Ketua BPD Tubagus Nasimah juga menyampaikan sejumlah hal dalam kegiatan tersebut. BPD diharapkan dapat menjadi wadah dalam menampung aspirasi masyarakat dan ikut mendorong pembangunan Desa Majakerta.

Ketua BPD Tubagus Nasimah

Rangkaian kegiatan Sertijab kemudian ditutup oleh Epul ( kesra ), Acara berlangsung dengan lancar dan menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kerja antara BPD, Pemerintah Desa Majakerta, LPMD, serta unsur masyarakat lainnya.

Dengan adanya Sertijab ini, diharapkan seluruh unsur pemerintahan dan lembaga desa dapat terus berkolaborasi demi mewujudkan pemerintahan yang baik serta pembangunan yang sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat Desa Majakerta.

Red: jejakfakta7

Bupati Bandung Raih Penghargaan Kementerian ESDM di Sektor Panas Bumi

0

Bandung — Bupati Bandung Dadang Supriatna meraih penghargaan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam ajang Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition (IIGCE) 2026, yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (20/8/2026).

Dadang Supriatna mendapatkan penghargaan dengan kategori “Pelopor Tata Kelola Pemerintah Daerah Dalam Mendukung Panas Bumi.” Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kinerja, inovasi, dan dedikasi pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan energi panas bumi.

Kabupaten Bandung diketahui memiliki potensi panas bumi yang cukup besar. Sejumlah kawasan yang menjadi sumber daya panas bumi di wilayah Kabupaten Bandung antara lain Kamojang, Wayang Windu, Darajat, Patuha, dan Cibuni.

Potensi tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan energi bersih sekaligus membuka peluang bagi pembangunan ekonomi daerah.

Dadang Supriatna menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar apresiasi, tetapi juga menjadi motivasi dan tanggung jawab bagi Pemerintah Kabupaten Bandung untuk terus menjaga serta mengoptimalkan potensi panas bumi.

“Potensi panas bumi ini harus kita jaga dan manfaatkan secara optimal. Selain mendukung energi bersih, tentu harus memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan Kabupaten Bandung,” ujar Dadang.

Menurutnya, pengembangan panas bumi perlu dilakukan dengan tata kelola yang baik serta melibatkan berbagai pihak. Pemerintah daerah juga perlu memastikan agar pemanfaatan sumber daya tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitar kawasan panas bumi.

Pengembangan energi panas bumi menjadi salah satu bagian penting dalam upaya mendorong transisi menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Kabupaten Bandung dengan sejumlah wilayah yang memiliki potensi geothermal dinilai mempunyai posisi strategis dalam pengembangan sektor tersebut.

Melalui penghargaan ini, Pemkab Bandung diharapkan semakin memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, pelaku usaha, masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya dalam mengembangkan energi panas bumi secara berkelanjutan.

Ajang IIGCE 2026 sendiri menjadi salah satu forum penting bagi pemerintah, dunia usaha, investor, akademisi dan pemangku kepentingan sektor panas bumi untuk membahas pengembangan teknologi, investasi, tata kelola serta masa depan energi geothermal di Indonesia.

Penghargaan yang diterima Bupati Bandung sekaligus menjadi dorongan agar potensi panas bumi di Kabupaten Bandung tidak hanya memberikan kontribusi terhadap ketahanan energi nasional, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

(Redaksi JejakFakta7.com)

Semarak HUT RI ke-81, SDN Cipaku 2 dan SDN Cipaku 3 Gelar Beragam Lomba di Komplek Cipaku

0
  • Semarak HUT RI ke-81, SDN Cipaku 2 dan SDN Cipaku 3 Gelar Beragam Lomba di Komplek Cipaku

KABUPATEN BANDUNG – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, SDN Cipaku 2 dan SDN Cipaku 3 yang berada di kawasan Komplek Cipaku, Jalan Pejuang, Desa Cipaku, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, menggelar berbagai perlombaan bagi para siswa, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan guru dan siswa. Berbagai permainan dan perlombaan disiapkan panitia sebagai bentuk semangat dalam memperingati momentum kemerdekaan sekaligus mempererat kebersamaan antarsiswa di lingkungan sekolah.

Ketua panitia penyelenggara, Wili Setiawan, S.Pd., bersama Gungun Gunawan, S.Pd. dan Wawan, S.Pd., didampingi Srikuswanti, S.Pd., turut mengarahkan pelaksanaan berbagai perlombaan.

Sejumlah permainan tradisional dan lomba kreatif disiapkan untuk para peserta. Salah satunya adalah lomba karet menggunakan sedotan, di mana peserta dituntut memindahkan karet dengan menggunakan sedotan yang telah disiapkan panitia. Selain itu, terdapat berbagai permainan lainnya yang menambah kemeriahan kegiatan.

Setelah dikonfirmasi wartawan Jejak Fakta7, para guru menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah untuk menanamkan semangat kebersamaan, sportivitas, kreativitas, dan rasa cinta tanah air kepada para siswa.

Kepala SDN Cipaku 2, Agus Herdiana, S.Pd., mengaku bangga melihat antusiasme para guru dalam mempersiapkan kegiatan HUT RI ke-81 tersebut.

Menurutnya, semangat para guru dalam menyusun dan melaksanakan berbagai kegiatan menjadi contoh positif bagi para siswa.

“Kami sangat bangga melihat semangat para guru yang bersama-sama mempersiapkan berbagai kegiatan untuk memeriahkan HUT RI ke-81. Walaupun membutuhkan tenaga dan waktu, semuanya dilakukan dengan penuh semangat demi memberikan kegiatan yang positif dan menyenangkan bagi anak-anak,” ujar Agus Herdiana.

Kegiatan yang melibatkan SDN Cipaku 2 dan SDN Cipaku 3 tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mampu memperkuat persaudaraan dan kebersamaan di lingkungan pendidikan kawasan Komplek Cipaku.

Semarak perlombaan HUT RI ke-81 ini menjadi salah satu bentuk nyata sekolah dalam mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif, sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme sejak dini kepada generasi penerus bangsa.

(Redaksi Jejak Fakta7)

17 CCTV Mata Digital Soljer Cekas Dipasang di 7 Desa, Cucun Dorong Kabupaten Bandung Zero Kriminalitas

0

KABUPATEN BANDUNG — Upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan di Kabupaten Bandung. Salah satunya melalui pemanfaatan teknologi pengawasan dengan menghadirkan Command Center CCTV “Mata Digital” Soljer Cekas di wilayah hukum Polsek Solokanjeruk.

Command Center CCTV tersebut diresmikan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal di Mapolsek Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Sabtu (15/8/2026).

Sebanyak 17 titik CCTV telah dipasang dan tersebar di 7 desa yang berada di wilayah hukum Polsek Solokanjeruk. Kehadiran sistem tersebut diharapkan dapat membantu aparat memantau situasi keamanan, ketertiban masyarakat, hingga kondisi lalu lintas secara lebih cepat.

Cucun Ahmad Syamsurijal mengapresiasi terwujudnya Soljer Cekas yang merupakan singkatan dari Cepat, Akurat dan Siap. Menurutnya, pemanfaatan teknologi CCTV merupakan bagian dari transformasi teknologi dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban umum.

Cucun juga berharap sistem serupa dapat dikembangkan di seluruh Polsek yang berada di wilayah hukum Polresta Bandung.

«“Saya berharap di Kabupaten Bandung betul-betul zero kriminal,” ujar Cucun, seperti dikutip dari pemberitaan yang dimuat sejumlah media.»

Menurutnya, keberadaan CCTV dapat membantu aparat mengetahui kejadian di lapangan sekaligus menyediakan rekaman yang dapat menjadi informasi maupun bukti apabila terjadi tindak pidana.

Sementara itu, Kapolsek Solokanjeruk Iptu Fathan Malisi menjelaskan bahwa pemasangan CCTV tersebut berawal dari keresahan masyarakat serta sejumlah kejadian yang berkaitan dengan kriminalitas dan lalu lintas.

Menurut Fathan, keterbatasan petugas dalam melakukan pengawasan selama 24 jam menjadi salah satu alasan penting dibangunnya sistem pemantauan melalui CCTV.

Melalui Command Center Soljer Cekas, pemantauan dapat dilakukan secara terpusat. Pihak kepolisian juga membuka peluang agar CCTV milik pelaku usaha maupun masyarakat dapat diintegrasikan sehingga membantu memperluas jangkauan pengawasan.

Peresmian tersebut turut dihadiri Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, Wakapolresta Bandung AKBP Putu Hendra Binangkari, anggota DPRD Jawa Barat Humaira Zahrotun Noor, anggota DPRD Kabupaten Bandung H. Dudi Mustopa, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Bandung H. Teguh Purwayadi, jajaran Polresta Bandung serta sejumlah Kapolsek.

Dengan hadirnya Mata Digital Soljer Cekas, pemanfaatan teknologi diharapkan semakin memperkuat sistem keamanan di tingkat kewilayahan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kabupaten Bandung.

Red:JejakFakta7

Pukul Kapolsek dan Danramil Saat Karnaval, 3 Warga Cicalengka Kini Jadi Tersangka

0
KABUPATEN BANDUNG — Kasus dugaan pengeroyokan terhadap Kapolsek Cicalengka Kompol Ade Rahmat dan Danramil Cicalengka Kapten Inf Sumarna Chaerul memasuki tahap penyidikan. Tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka setelah sebelumnya polisi mengamankan empat orang untuk menjalani pemeriksaan.

Ketiga tersangka masing-masing berinisial RF, YP, dan IA. Penetapan tersangka dilakukan Satreskrim Polresta Bandung berdasarkan hasil pemeriksaan dan penyidikan terhadap para terduga pelaku.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 12.40 WIB, di depan Kantor Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. Saat itu, Kapolsek Cicalengka dan Danramil Cicalengka sedang menjalankan tugas pengamanan kegiatan karnaval dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurut keterangan kepolisian, keributan bermula dari cekcok yang terjadi di tengah kegiatan karnaval. Kapolsek dan Danramil kemudian berupaya melerai keributan agar situasi tidak semakin meluas.

Namun, ketika sedang menjalankan tugas tersebut, keduanya justru diduga menjadi sasaran kekerasan. Kapolsek dan Danramil dilaporkan mengalami luka pada bagian wajah. Sejumlah warga sipil yang berada di lokasi juga disebut menjadi korban.

Wakasatreskrim Polresta Bandung AKP Asep Ahmad Nuron mengatakan polisi mengamankan empat orang pada Senin malam. Setelah dilakukan pemeriksaan, tiga orang kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Polisi juga masih mendalami rangkaian kejadian tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Salah satu laporan menyebut polisi masih menelusuri identitas terduga pelaku lainnya yang terlihat mengenakan seragam Karang Taruna ketika kejadian berlangsung.

Dari hasil pemeriksaan, polisi juga menduga para tersangka berada dalam pengaruh minuman keras ketika melakukan aksi kekerasan tersebut. Namun, hal tersebut tetap menjadi bagian dari proses penyidikan kepolisian.

Sementara itu, informasi yang disampaikan kepolisian menyebut para tersangka dapat dikenakan ketentuan pidana terkait kekerasan atau penganiayaan terhadap pejabat yang sedang menjalankan tugas, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Polresta Bandung masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh pihak yang terlibat serta peran masing-masing dalam insiden tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena terjadi di tengah rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan melibatkan aparat yang sedang menjalankan tugas pengamanan kegiatan masyarakat.

JejakFakta7.com — Bersama fakta untuk Indonesia.

Catatan redaksi: Para tersangka tetap memiliki hak atas asas praduga tak bersalah sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

SDN Talun 3 Meriahkan HUT ke-81 RI dengan Beragam Perlombaan

0

SDN Talun 3 Meriahkan HUT ke-81 RI dengan Beragam Perlombaan

Kabupaten Bandung — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, SDN Talun 3 yang berlokasi di Komplek Cieiri, Desa Lampegan, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, menggelar berbagai perlombaan yang diikuti siswa kelas 1 hingga kelas 6.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 18 Agustus 2026, di lingkungan SDN Talun 3. Suasana sekolah tampak meriah dan penuh keceriaan saat para siswa mengikuti berbagai perlombaan yang telah disiapkan oleh para guru.

Kepala SDN Talun 3, Agus Hajar, S.Pd., menuturkan bahwa kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat semangat dan kekompakan para guru dalam menyambut HUT ke-81 RI.

“Alhamdulillah, para guru selalu semangat mengadakan berbagai perlombaan. Anak-anak sangat ceria menyambut Hari Kemerdekaan ke-81,” ujar Agus Hajar.

Beragam perlombaan yang digelar antara lain lomba estafet karet menggunakan sedotan, menyusun gelas berbentuk piramida, memasukkan sedotan ke dalam botol, serta membawa kacang hijau menggunakan sendok.

Selain menjadi hiburan bagi para siswa, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa kebersamaan, kekompakan, sportivitas, dan semangat kemerdekaan sejak usia dini.

Di kesempatan yang sama, wartawan Jejak Fakta melakukan konfirmasi kepada sejumlah guru. Rini Andriani, S.Pd., dan Anton Hermawan, S.Pd., menyambut kegiatan tersebut dengan penuh semangat.

“Alhamdulillah, kami bersama rekan-rekan guru terus bekerja keras untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta mendukung program Wajib Belajar 12 Tahun. Kegiatan seperti ini juga menjadi momentum bagi anak-anak untuk menikmati suasana kemerdekaan dengan penuh kegembiraan,” tutur mereka.

Kegiatan perlombaan berlangsung meriah. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap perlombaan dengan penuh semangat, sementara para guru turut memberikan dukungan dan motivasi.

Melalui kegiatan HUT ke-81 RI ini, keluarga besar SDN Talun 3 berharap semangat kemerdekaan dapat terus tumbuh dalam diri para siswa sekaligus mempererat kebersamaan antara siswa, guru, dan seluruh warga sekolah.

Red: jejakfakta7

Komunitas Vespa Peringati HUT RI dengan Menggelar Kirab Merah Putih, Wagub Erwan Apresiasi*

0

Komunitas Vespa Peringati HUT RI dengan Menggelar Kirab Merah Putih, Wagub Erwan Apresiasi

*KOTA BANDUNG -* Komunitas Vespa Antique Club (VAC) Indonesia memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan melaksanakan kirab Bendera Merah Putih, Senin (17/8/2026). Kirab dimulai dari Area Parkir Masjid Pusdai Jabar hingga Braga.

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengapresiasi (VAC) Indonesia yang kembali menggelar Kirab Merah Putih untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Penyelenggaraan tahun ini menandakan Kirab Merah Putih telah digelar VAC sebanyak 28 kali. Ini pun menjadi salah satu bentuk ekspresi nasionalisme para pecinta otomotif, khususnya komunitas skuter antik.

“Saya atas nama Pemda Provinsi Jabar mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada VAC yang secara konsisten melaksanakan Kirab Merah Putih dalam memeriahkan HUT RI yang saat ini menginjak usia ke-81,” ucap Wagub Erwan saat melepas Kirab Merah Putih ke-XXVIII Vespa Antique Club Indonesia di Area Parkir Pusdai Jabar, Kota Bandung, Senin (17/8/2026).

Menurut Erwan, konsistensi VAC menggelar kirab setiap peringatan HUT Kemerdekaan RI turut menjadi bagian dari perjalanan sejarah perayaan kemerdekaan di Jawa Barat.

Ia pun berpesan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tertib, aman, serta tetap menghormati pengguna jalan lainnya.

“Saya berharap kegiatan ini berjalan dengan tertib, aman, menghormati pengguna jalan lain, dan terpenting jaga keselamatan, tertib berlalu lintas. Ikuti kegiatan ini dengan riang gembira,” kata Erwan.

Erwan menambahkan, setiap pelaksanaan Kirab Merah Putih diharapkan tidak hanya menjadi ajang berkumpul dan berkendara bersama, tetapi juga memberikan wawasan serta pengalaman bagi para peserta.

“Semoga kegiatan ini dapat menambah wawasan. Setiap tahun selalu ada sejarah baru setiap HUT RI,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Vespa Antique Club (VAC) Indonesia Dedi Suryadi alias Ibonk menyampaikan rasa terima kasih atas respons positif dan dukungan Wagub Erwan Setiawan yang juga merupakan Pembina VAC se-Jawa Barat.

“Alhamdulillah, kita melaksanakan kegiatan untuk HUT RI 17 Agustus. Kita konvoi mengibarkan bendera Merah Putih dan berakhir di Braga,” katanya.

Kirab Merah Putih ke-XXVIII VAC Indonesia tersebut menjadi momentum bagi para pecinta Vespa untuk merayakan kemerdekaan sekaligus menumbuhkan semangat persatuan, nasionalisme, dan tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

*HUMAS JABAR*

*Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat*

Red: jejakfakta7

Sebanyak 20.500 Narapidana se-Jabar Dapat Remisi dalam Rangka HUT Kemerdekaan RI

0

Sebanyak 20.500 Narapidana se-Jabar Dapat Remisi dalam Rangka HUT Kemerdekaan RI

*KOTA BANDUNG -* Sebanyak 20.500 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) se-Jawa Barat mendapatkan remisi dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan didampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat Yudi Suseno menyerahkan keputusan resmisi secara simbolis kepada warga binaan umum dan anak di Lapas 2 Banceuy, Kota Bandung, Senin (17/8/2026).

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat Yudi Suseno merinci, narapidana yang mendapat remisi umum 1 sebanyak 20.154 orang dan remisi umum 2 atau bebas langsung sebanyak 346 orang. Adapun, total warga binaan pemasyarakatan di Jawa Barat per 16 Agustus 2026 mencapai 27.401 orang.

Selain remisi bagi narapidana, Ditjen Pas Jawa Barat juga memberikan pengurangan masa pidana kepada 86 anak binaan. Rinciannya, yang mendapatkan pengurangan masa pidana 1 sebanyak 86 orang dan 1 orang menerima pengurangan masa pidana II yang langsung bebas. Saat ini, jumlah anak binaan per 16 Agustus 2026 sebanyak 151 orang.

Kemudian, penerima remisi tambahan karena berperilaku baik seperti aktif sebagai pendonor darah sebanyak 126 orang dan remisi pemuka kegiatan pembinaan sebanyak 43 orang.

“Bukan sekadar pengurangan masa tahanan, tapi pemberian remisi menjadi bagian penting dan memberikan motivasi agar terus mengikuti program pembinaan dengan baik,” ujarnya.

Remisi, tambah Yudi, bukan tujuan akhir dari proses pembinaan, tetapi sebagai penyemangat untuk melakukan perubahan kearah lebih baik.

“Tunjukan jika kembali ke masyarakat, Anda dapat mandiri dan dapat memberikan kontribusi positif pada keluarga dan lingkungan, harus berubah,” tuturnya.

Wagub Erwan dalam sambutannya membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto. Dikatakan, pemberian remisi merupakan apresiasi negara kepada narapidana dan anak binaan yang menunjukkan perubahan perilaku positif serta aktif dalam program pembinaan secara transparan dan berkeadilan.

Remisi juga berfungsi mempercepat reintegrasi sosial agar warga binaan menjadi sumber daya manusia yang produktif. Pemerintah terus memperkuat pembinaan kemandirian dan kepribadian di Lapas, Rutan, dan LPKA.

“Bagi penerima Remisi Umum II yang langsung bebas, momen ini diharapkan menjadi titik balik untuk membuka lembaran baru yang taat hukum,” katanya.

*HUMAS JABAR*

*Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat*

Red: jejakfakta7

HUT KE-81 RI DI GARUT, BUPATI SOROTI PERTUMBUHAN EKONOMI, PEMBANGUNAN DAERAH DAN KESEJAHTERAAN.

0

GARUT — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Garut berlangsung khidmat, Senin (17/8/2026). Upacara tingkat Kabupaten Garut dipusatkan di Lapangan Oto Iskandar Di Nata, Kecamatan Garut Kota.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Garut Putri Karlina, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nurdin Yana, serta berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.

Dalam amanatnya, Bupati Garut menjadikan momentum HUT ke-81 RI sebagai kesempatan untuk menyampaikan perkembangan pembangunan sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat semangat kebersamaan.

Salah satu hal yang disoroti adalah perkembangan perekonomian daerah. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Garut pada 2025 tercatat mencapai 5,9 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 4,95 persen.

Menurut pemerintah daerah, capaian tersebut menjadi bagian dari proses pembangunan yang terus didorong untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, berbagai tantangan pembangunan tetap membutuhkan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan.

Selain membahas pembangunan, peringatan HUT ke-81 RI di Garut juga diwarnai dengan pesan kemanusiaan. Bupati Garut mengajak seluruh peserta upacara mendoakan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi pada 15 Agustus 2026.

Rangkaian peringatan kemerdekaan di Kabupaten Garut juga mencakup pemberian remisi kepada warga binaan Lapas Garut. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari momentum kemerdekaan sekaligus bentuk penghargaan bagi warga binaan yang memenuhi ketentuan untuk mendapatkan pengurangan masa pidana.

Peringatan HUT ke-81 RI di berbagai wilayah Kabupaten Garut turut berlangsung di tingkat kecamatan. Di Kecamatan Caringin, misalnya, upacara digelar di Lapangan Desa Sukarame dan diikuti unsur pemerintahan, TNI-Polri, pelajar, guru, organisasi masyarakat hingga warga.

Momentum kemerdekaan tersebut diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Garut untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan gotong royong dan bersama-sama mendorong pembangunan daerah menuju masyarakat yang semakin sejahtera.

Red:JejakFakta7