POLISI SELIDIKI KEBAKARAN GEDUNG BAPENDA DKI, SAMPEL ABU DIAMBIL DARI LANTAI 11, 12 DAN 16
JAKARTA — Polisi bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab kebakaran yang melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat.
Kebakaran terjadi pada Jumat malam, 7 Agustus 2026. Api dilaporkan muncul dari area gedung dan kemudian menjalar ke sejumlah bagian bangunan. Dugaan sementara titik awal kebakaran berada di sekitar lantai 11 atau 12, namun penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan forensik.
Dalam proses penyelidikan terbaru pada Sabtu, 8 Agustus 2026, petugas mengambil sampel abu dan arang dari lantai 11, 12, dan 16. Sampel tersebut akan diperiksa untuk membantu mengetahui titik awal serta kemungkinan penyebab kebakaran.
Polisi masih berhati-hati dalam menyimpulkan penyebab kebakaran. Pemeriksaan laboratorium diperlukan sebelum dapat dipastikan apakah kebakaran disebabkan oleh gangguan listrik, faktor lain, atau terdapat kemungkinan penyebab lainnya.
Sementara itu, proses pemadaman dan pendinginan telah dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran. Penanganan di lokasi kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan dan penyisiran untuk memastikan kondisi gedung aman.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyampaikan bahwa data perpajakan tetap aman karena telah dilakukan pencadangan secara digital, sehingga kebakaran gedung tidak serta-merta menghilangkan data perpajakan yang tersimpan.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta masih dalam penyelidikan. Hasil pemeriksaan sampel abu dan arang dari tiga lantai tersebut akan menjadi bagian penting dalam proses pengungkapan penyebab kebakaran.
Jejak Fakta 7 — Bersama Fakta, Untuk Indonesia.

