SDN Sindangsari 1 Dapat Bantuan Rehabilitasi Ruang Kelas dari APBN 2026, Total Anggaran Rp834,99 Juta

SDN Sindangsari 1 Dapat Bantuan Rehabilitasi Ruang Kelas dari APBN 2026, Total Anggaran Rp834,99 Juta

Kabupaten Bandung — SDN Sindangsari 1 yang berlokasi di Nengkelan, Desa Sukamantri, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, mendapatkan bantuan anggaran rehabilitasi dan penataan sarana sekolah melalui anggaran APBN Tahun 2026.

Bantuan tersebut digunakan untuk meningkatkan kualitas sejumlah ruang belajar dan fasilitas pendukung sekolah. Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan Jejak Fakta7, total anggaran pembangunan yang diterima mencapai Rp834.990.854.

Adapun pekerjaan yang dilaksanakan meliputi rehabilitasi ruang kelas, ruang administrasi, perpustakaan, toilet, hingga penataan lingkungan sekolah.

Rinciannya antara lain, rehabilitasi Ruang Kelas 1 sebesar Rp116.377.902, Ruang Kelas 2 sebesar Rp131.157.307, dan Ruang Kelas 3 sebesar Rp115.177.660.

Kemudian rehabilitasi Ruang Administrasi 1 sebesar Rp120.265.173, Ruang Administrasi 2 sebesar Rp111.363.594, serta rehabilitasi perpustakaan sebesar Rp121.957.644.

Sementara itu, rehabilitasi ruang toilet mendapatkan anggaran sebesar Rp58.801.555 dan pekerjaan penataan lingkungan sekolah sebesar Rp50.000.000.

Kepala SDN Sindangsari 1, Dadan Darsono, S.Pd., saat dikonfirmasi wartawan Jejak Fakta7 pada Sabtu (8/8/2026), menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah pusat atas bantuan yang diberikan.

“Terima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah memberikan kesempatan untuk meningkatkan kualitas pembangunan sekolah dan mendukung peningkatan wajib belajar pendidikan dasar 12 tahun,” ujar Dadan.

Pada kesempatan yang sama, wartawan Jejak Fakta7 juga melakukan konfirmasi kepada pelaksana pembangunan. Pelaksana menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat karena telah diberikan kesempatan untuk melaksanakan pekerjaan pembangunan di SDN Sindangsari 1.

Menurutnya, pelaksanaan pembangunan sejauh ini berjalan kondusif dan dikerjakan dengan mengacu pada spesifikasi teknis (bistek) yang telah ditentukan.

Dalam pelaksanaan di lapangan, wartawan Jejak Fakta7 juga melakukan pemantauan terhadap sejumlah material yang digunakan. Di antaranya kayu kaso menggunakan jenis manglid, material genteng menggunakan jatiwangi, semen menggunakan merek Tiga Roda, pasir yang digunakan disebut berasal dari Garut, serta penggunaan keramik putih.

Namun, dari hasil pengamatan di lapangan, terdapat pula bagian dinding dalam ruangan yang terlihat hanya dilakukan tambal sulam, bukan dikupas secara keseluruhan sebelum dilakukan pekerjaan lanjutan.

Pelaksanaan kegiatan tersebut turut didampingi Babinsa/Babimnas Paseh serta Satker Paseh, Ijang.

Dengan adanya bantuan rehabilitasi tersebut, diharapkan kondisi sarana dan prasarana SDN Sindangsari 1 semakin layak, nyaman dan aman bagi peserta didik serta tenaga pendidik dalam menunjang proses kegiatan belajar mengajar.

Pihak sekolah dan pelaksana pembangunan juga diharapkan dapat terus menjaga transparansi serta memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, volume pekerjaan dan ketentuan penggunaan anggaran yang telah ditetapkan.

Red:JejakFakta7.com

Bersama Fakta, untuk Indonesia.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles