SDN Ciburuy Arjasari Terima Bantuan Revitalisasi Rp1,03 Miliar, Pelaksanaan Swakelola Disorot

KABUPATEN BANDUNG jejakfakta7 — Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ciburuy yang berada di Kampung Ciburuy, RT 01/07, Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, mendapatkan bantuan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 dengan nilai mencapai lebih dari Rp1 miliar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

Nilai bantuan yang tercatat untuk SDN Ciburuy sebesar Rp1.032.070.486 atau satu miliar tiga puluh dua juta tujuh puluh ribu empat ratus delapan puluh enam rupiah.

Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara swakelola melalui Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) yang dibentuk oleh pihak sekolah. Berdasarkan informasi yang diperoleh, pekerjaan tersebut memiliki waktu pelaksanaan selama 91 hari kalender, mulai 12 Agustus hingga 10 November 2026.

Program revitalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi para siswa.

Tim Jejakfakta7 Temukan Sejumlah Hal yang Perlu Mendapat Perhatian

Namun, berdasarkan pantauan Tim Jejakfakta7 di lokasi, terdapat sejumlah kondisi dalam pelaksanaan pekerjaan yang dinilai perlu mendapat perhatian dan penjelasan dari pihak terkait.

Di antaranya, pada bagian pekerjaan yang terlihat di lapangan terdapat penggunaan kusen aluminium, sementara sejumlah material lama seperti genteng merek Jatiwangi masih terlihat digunakan. Selain itu, bagian plafon disebut menggunakan kaso dari material kayu albasiah.

Tim juga melihat adanya pekerjaan pada bagian tebing atau tembok yang tampak berupa tambal sulam. Kondisi tersebut menjadi pertanyaan yang perlu dijelaskan lebih lanjut, terutama mengenai kesesuaian pekerjaan dengan perencanaan teknis, spesifikasi, serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) program revitalisasi.

Jejakfakta7 menilai, kondisi fisik pekerjaan di lapangan perlu dibandingkan dengan dokumen perencanaan dan spesifikasi yang telah ditetapkan agar masyarakat dapat mengetahui apakah seluruh pekerjaan telah dilaksanakan sesuai ketentuan.

Keselamatan Kerja Juga Menjadi Sorotan

Selain pekerjaan fisik, aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) juga menjadi perhatian.

Saat melakukan pemantauan, Tim Jejakfakta7 melihat sejumlah pekerja yang disebut belum menggunakan perlengkapan keselamatan kerja secara lengkap. Beberapa perlengkapan seperti helm keselamatan, sarung tangan, dan sepatu keselamatan tidak terlihat digunakan secara lengkap. Pekerja disebut lebih banyak menggunakan rompi sebagai perlengkapan keselamatan.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian mengingat pekerjaan konstruksi memiliki potensi risiko kecelakaan kerja. Penggunaan alat pelindung diri (APD) seharusnya disesuaikan dengan risiko pekerjaan dan ketentuan keselamatan kerja yang berlaku.

Pemerintah Diminta Melakukan Pengawasan

Dengan nilai anggaran yang mencapai lebih dari Rp1 miliar, masyarakat tentu berharap program revitalisasi SDN Ciburuy benar-benar memberikan hasil maksimal dan seluruh anggaran digunakan sesuai peruntukannya.

Jejakfakta7 mendorong pemerintah dan instansi terkait untuk melakukan monitoring dan evaluasi langsung ke lokasi, termasuk memeriksa kesesuaian antara pekerjaan fisik yang dilaksanakan dengan dokumen perencanaan, volume pekerjaan, spesifikasi material, serta penggunaan anggaran.

Apabila diperlukan, lembaga atau instansi yang memiliki kewenangan dalam pengawasan dan pemeriksaan keuangan negara juga diharapkan dapat melakukan peninjauan sesuai tugas dan kewenangannya.

Langkah pengawasan tersebut penting untuk memastikan program revitalisasi sekolah berjalan secara transparan, akuntabel, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan, sekaligus mencegah terjadinya potensi penyimpangan dalam penggunaan anggaran negara.

Jejakfakta7 tidak menuduh adanya tindak pidana atau penyalahgunaan anggaran dalam proyek tersebut. Temuan di lapangan merupakan catatan jurnalistik yang perlu diklarifikasi dan diverifikasi lebih lanjut kepada pihak pelaksana, sekolah, maupun instansi terkait.

Menunggu Klarifikasi Pihak Terkait

Hingga berita ini diterbitkan, sejumlah hal yang menjadi sorotan tersebut masih memerlukan penjelasan dari pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan program revitalisasi SDN Ciburuy.

Jejakfakta7 membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Kepala Sekolah SDN Ciburuy, P2SP, Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, maupun kementerian/instansi terkait, khususnya mengenai spesifikasi pekerjaan, penggunaan material, pelaksanaan swakelola, penerapan K3, serta penggunaan anggaran sebesar Rp1.032.070.486.

Masyarakat berharap bantuan revitalisasi yang berasal dari APBN tersebut dapat benar-benar menghasilkan bangunan dan fasilitas pendidikan yang berkualitas serta memberikan manfaat jangka panjang bagi siswa dan tenaga pendidik di SDN Ciburuy.

Jejakfakta7 — Bersama Fakta untuk Indonesia.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles